Rabu, 02 April 2014

penulis harus punya blog !!

29 Maret menjadi hari yang unik untukku, tepatnya jam 15.30 aku dan Mawadah mendatangi sebuah tempat yang insyaAllah menjadi tempat belajar kami kedepannya. aku dan temanku mendaftarkan diri ke FLP wilayah Aceh dan hari ini adalah test tulis dan wawancaranya. dengan perasaan super duper deg-deg kan kami melangkahkan kaki pada tempat yang bernama "rumah Cahaya".aku baru pertama kali kesana walaupun namanya sudah santer terdengar kemana - mana.

pertama kali dimulai dengan ujian tulis, soal berkenaan dengan bidang kepenulisan, organisasi, dan keagamaan. soal terdiri dari pilihan ganda dan essay yang harus kami jawab dalam waktu 1 jam. setelah itu dilanjutkan dengan tes wawancara yang bidangnya tidak berbeda dengan tes tulis yang diujiankan tadi. pertama kali aku memasuki pos bidang agama, aku berhadapan dengan kakak bermata anggun, kak syuhada namanya.beliau melontarkan pertanyaan yang harus ku jawab, banyak dari jawabanku yang harus ditambah oleh beliau, pada post ini ditutup dengan bacaan Al-quran ku. kemudian aku berlanjut memasuki post kepenulisan, disana ada 3 orang kakak dari FLP, aku hanya mengenal satu diantara mereka, berhubung dia adalah kakak lettingku di kampus, Kak Ira. di bidang kepenulisan ini aku ditanya berbagai macam pertanyaan. pertanyaan pertama ''kamu punya blog ??"
emm..eemm...puu punya sih, tapi udah lupa nama blognya apa, ga pernah dijalankan juga" jawabku terbata. "masa penulis ga punya blog" kalau mau jadi penulis itu harus punya blog, biar terbiasa nulis dan bisa selalu exis di media sosial, sekarang kan lagi zamannya ni. "iya iya kak, nanti kami bikin blog yang baru" jawabku seadanya. setelah itu diikuti dengna berbagai pertanyaan yang lain seputar kepenulisan. karena aku concent di bidang perpuisian, jadilah hari itu aku disuruh membaca puisi Gol A Gong. aku lupa judulnya, puisi mengenai detik terakhir waktu seseorang di dunia. sangking gugupnya, aku tak berani menatap mata kakak - kakak itu, aku membaca seadanya,yang penting cepat selesai, walhasil puisi yang kubacakan sangat jauh dari yang diharapkan. waktu itu aku sudah pasrah antara diterima atau ditolak

tiba di post terakhir, yaitu pos bidang organisasi. disana juga ada 3 penanya,dan lagi- lagi aku hanya mengenal satu diantara mereka, kakak lettingku juga lebih tepat idolaku semenjak mendengar namanya dari seorang ibu di dalam labi - labi, mungkin ibu itu tetangganya. kakak yang sampai sekarang selalu menginspirasi, kak Nuril Annisa. pertanyaan pertama terlontar dari mulut beliau
"pernah pacaran dik" tanyanya.

"ga pernah kak"

alasannya kenapa"

"saya terlanjur ilfeel lihat orang pacaran kak, belum apa-apa udah pergi sana pergi sini, pegang sana pegang sini, dan ketika mereka putus, meninggalkan bekas terlebih pada si wanitanya, bekas dipegang, bekas di ajak jalan, dan bekas yang lain-lain"
jawaku panjang lebar.

tapi orang menikah bisa cerai juga kan?

"iya sih kak, tapi mereka menjalin hubungan dalam restu Allah, kalau memang mereka bercerai, artinya jodohnya hanya sampai situ.beda dengan orang pacaran, selain dapat murka Allah mereka jugaakan memberikan sesuatu yang 'bekas' untuk pendampingnya kelak. saya ga mau kayak gitu "

hemm okelah.lanjut ke pertanyaan kedua, "apa yang kamu cari dari Flp? "

"saya butuh motivasi untuk menulis, saya yakin orang -orang di rumah cahaya ini adalah motivator- motivator ulung, yang dengan segala aktivitasnya mampu menghasilkan karya terbaik" jawabku.

setelah beberapa pertanyaan dilontarkan, wawancara berakhir, dan kami bergegas pulang ke rumah masing-masing berhubung panggilan sayang dari Allah akan segera dikumandangkan, dengan membawa segenap harap.semoga lulus di FLP.
gubuk pinkku, rabu 02 april 2014, 21:00
ed.blog baru Alhamdulillah                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar