Jumat, 30 Mei 2014

Ika "Kak Wang" Mawarni

Kak Wang.........seru seorang cewek berkacamata, sepertinya aku kenal, Ahh Suci, teman SMP-ku. Aku melambaikan tangan kepadanya sampai akhirnya aku sadar bahwa aku sedang dalam rapat MMLC dan melihat tatapan bingung anggota rapat. Sepertinya aku tau apa yang membuat mereka bingung, panggilan namaku yang aneh. Benar saja, setelah rapat, aku diserbu oleh teman - temanku dengan pertanyaan "kenapa dipanggil Kak Wang, Ka? Mereka adalah orang ke - 4995380202123958321 yang bertanya hal yang sama.

 Baiklah, biar tak ada dusta di antara kita, biar aku ga harus mengeluarkan piring cantik setiap ada yang bertanya mengapa namaku demikian. Inilah sejarahnya, Cekidot!!

Waktu kecil aku punya teman, Nanda namanya. Lebih tua beberapa tahun di atasku. Jadi ceritanya berawal saat kami melaksanakan agenda wajib sebagai anak - anak yaitu bermain. Kami bisa memainkan apa saja, misalnya main kelereng, main pet - pet (petak umpet) sampai main dokter - dokteran. Nah Nanda ini sangking unyu - unyunya, bicaranya pun terdengar imut dan menggemaskan, bagaimana tidak, setiap ia bicara ia selalu kehilangan abjad ke-18 yang kemudian  diganti dengan huruf baru -ng. Dan taukah kalian, ini berefek besar dalam kehidupanku. Dulu waktu kecil aku dipanggil Mawar, nama pemberian kakekku. Mamak bilang aku diberi nama seperti itu karena waktu lahir kulitku sangat putih jika dibandingkan dengan kedua kakakku, jadilah namaku Mawar, Mawar yang putih. Biar ga terlalu pendek, Bapak menambah nama depanku dengan Ika dan diberi akhiran -ni, maka nama Ika Mawarni yang aku pakai sampai sekarang. Tapi  hal itu sepertinya hanya berlaku dalam ijazah dan bagi orang- orang yang baru mengenalku, jika mereka sudah mengenalku lebih dalam dan pernah mendengar teman atau keluargaku memanggilkku dengan nama yang lain, maka mereka akan spontan bertanya "eh..namanya kok gitu, lucu kali". Tapi kemudian mereka ikut - ikutan memanggil dengan nama itu.

Karena aku sering bermain dengan Nanda, namaku dari Mawar ia ubah  tanpa potong kambing dulu menjadi Mawang. " dek Mawang..dek Mawang...hoe neuk jak" (dek Mawang, dek Mawang, mau pergi kemana)
nama Mawang mungkin terlalu panjang baginya, akhirnya Nanda hanya memanggil akhiran dari namaku Wang..Wang..Wang limpol (uang Rp.50). Anehnya fenomena pergantian namaku dari Mawar menjadi Wang diikuti oleh orang sekampung. Dimana - mana orang memanggilku dengan Wang, Kak wang, Dek Wang. Gubrakk. Parahnya lagi hal ini diikuti oleh kedua orangtuaku. Karena aku belum punya adik waktu itu, aku dipanggil Dek Wang, setelah Aam lahir barulah aku dipanggil Kak Wang. Sampai sekarang tetap seperti itu. Hanya Almarhumah nenek yang masih memanggilku Mawar sampai akhir hayatnya. Bahkan keponakanku yang masih berumur tiga setengah tahun, fasih memanggilku dengan sebutan "kakak Wang". Padahal aku kan bukan kakaknya tapi tantenya. Entah keponakanku yang baru lahir ini akan memanggilku dengan sebutan apa, sepertinya ga jauh - jauh dari panggilan yang sama dengan abangnya. 

Tapi sampai umur hampir 21 tahun ini, aku nyaman dipanggil demikian. Malah terasa aneh jika keluarga memanggilku dengan nama yang sebenarnya. Pernah ketika teman - temanku datang ke rumah dan aku sedang dibelakang, Bapak memanggilku "Ika, ada kawan datang". Panggilan Bapak terasa mengelitik telinga. Ika....ga pernah - pernah Bapak memanggilku seperti itu. Mungkin Bapak pikir biar teman - teman memanggilku Ika saja bukan dengan Kak Wang. Padahal mereka sudah terlebih dahulu tau kalau aku biasa dipanggil Kak Wang karena aku satu sekolah dengan teman TK ku. Dia memanggilku Kak Wang di SMA dan temanku yang lain mengikutinya, sampai guru - guru di sekolah juga memanggilku Kak Wang. Mungkin nanti jika aku sudah menjadi dokter, orang - orang akan memanggilku dengan dr. Wang, hahahaha..Bisa jadi.

Nah gitu deh sejarah nama "Kak Wang", jadi terserah saja mau memanggilku dengan sebutan apa, Ika boleh, Kak Wang juga boleh. Dan nanti kalau ada yang bertanya kepada kalian tentang sejarah namaku, suruh saja buka blog ini, biar mereka paham sebab-musababnya. 
www.ruanginspirasiaz-zahra.blogspot.com (sekalian promosi)...
 
Seuramoe Hatee, 30 Mei 2014 23:38
berkawankan bulir lembut dari langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar