Jumat, 25 April 2014
Pesona Bidadari
mendengar lembut suaramu meneduhkan
indah dalam lantunan zikir taman cinta
bias pesona syurga pesona bidadari
Sinar bola matamu menerangi ruang antara bumi dan langit
Menemani malam – malam sepi rembulan
Kecantikanmu kian terpancar
Anggun dalam helaian sutera menyelimuti
Kerudung di atas kepalamu
senantiasa menghiasi
bias pesona syurga pesona bidadari
Cinta kasihmu..
Bagai Lautan yang mencintai debur ombaknya
Tak rela kehilangan setetes birunya
Bias pesona syurga pesona bidadari
Ia titipkan ruang luas di bawah hatimu
Untuk melahirkan generasi Rabbani
Ia jadikan dirimu wadah sandaran hati
Memberi ketenangan untuk jiwa-jiwa yang sepi
Bias pesona syurga pesona bidadari
Ia anugerahkan dirimu pundak baja
Untuk memikul dunia fatamorgana
Ia menghiasi wajah anggunmu dengan air mata
Ketika dirimu tak sangggup berjuang
Linangkanlah…
Sekejap saja..hanya sekejap
Lalu bangkit lagi
Aduhai…entah bagaimana lagi aku merangkai kata
Melukis dirimu dalam bait puisi
Memancarkan pesonamu
dan harapku menjadi pesonaku
aduhai ukhtiku…
aduhai muslimah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar